Tuesday, September 25, 2018

Mencoba Keluar dari Zona Nyaman

Mencoba Keluar dari Zona Nyaman, Yuk!

Jaman sekarang banyak banget hal-hal yang mulai maju ditambah lagi modern, ngebuat kita pada akhirnya gampang ngelakuin sesuatu dan makin nyaman sama sekeliling kita. Makin hari kita makin terbiasa sama aktivitas kita yang terbilang nyaman ini, karena kita ga perlu khawatir semuanya udah serba gampang.
Tapi, apa iya hidup dan ngelakuin aktivitas yang sama terus menerus itu ngebuat agan dan aganwati makin bahagia?

 
Nyaman itu Hal yang Sudah Biasa

Mencoba Keluar dari Zona Nyaman, Yuk!

Dengan hidup yang nyaman dan enak itu gak selamanya bagus buat kita, gan. Dalam jangka panjang, hidup dengan nyaman lama-lama gabakalan bikin kita seneng/bahagia terus gan, ya mungkin ada beberapa dari agan punya pendapat yang berbeda, itu gapapa, tapi terlalu lama di zona nyaman bisa ngebuat kita jadi pemalas dan pelupa yang dipenuhi dengan kebosanan dan ketidakpuasan. Karena ‘nyaman’ dapat berubah jadi ’monoton’.

Ini beberapa alasan kenapa keluar dari zona nyaman itu harus dicoba:
1. Kamu bakalan memiliki lebih sedikit penyesalan. Mungkin ngejalanin hidup di zona nyaman itu emang enak, tapi kalo kita keluar dari zona nyaman kita bisa ngerasain sesuatu yang baru, dan pada tua nanti kita bahagia pernah ngalamin banyak hal.
2. Kamu gabakal terjebak dikehidupan yang membosankan. Dengan ngelakuin hal-hal yang mudah dan nyaman, kadang kita ga selalu ngasih 100% dan ujung-ujungnya jadi bosen. Bukan kah baiknya kalo kita memperluas ilmu dan skill kita? Merasakan hal-hal yang baru, tantangan baru.
3. Kamu bakalan lebih siap untuk menghadapi sesuatu yang nggak terduga. Dengan ngejalanin hidup dan nerima kenyataan gitu aja bisa ngebuat kita jadi agak rentan, tapi kalo kita keluar dari zona nyaman, kita jadi lebih siap.

Ketidaknyamanan Sementara Bisa Memperluas Lingkaran Zona Nyamanmu


Mencoba Keluar dari Zona Nyaman, Yuk!

Seperti yang ane bilang tadi di atas, semakin sering kita keluar dari zona nyaman, semakin luas zona nyamanmu. Hal kaya gini lebih enak daripada cuma nyantai di sofa doang gan! Tujuan memperluas zona nyaman itu biar kita bisa nyaman menghadapi situasi yang berbeda-beda. 

Disini ane punya beberapa contohnya:
   -Orang yang pemalu buat bergaul, maksain dirinya buat bisa bergaul lama kelamaan jadi nyaman dan terbiasa buat bersosial.
   -Orang yang takut buat public speaking atau presentasi, lama kelamaan jadi nyaman ngomong di depan orang banyak.
   -Orang yang takut ditolak sama para perempuan, maksain dirinya buat berani ngomong ke perempuan, ditolak jadi hal yang biasa buat orang itu.
Hal-hal yang ada diluar zona nyaman kita, bisa jadi salah satu manfaat yang terbaik buat diri kita sendiri.

 
Keluar dari Zona Nyaman itu Penting Buat Kesuksesan

Mencoba Keluar dari Zona Nyaman, Yuk!

Hidup itu selalu ngasih kita kesempatan dalam beragam bentuk, situasi, dan juga cara. Tapi kebanyakan kesempatan itu pasti bakalan nyuruh agan buat keluar dari zona nyaman. Nah, ini kembali lagi ke kita sendiri lagi gan, apa agan mau tetep bertahan di zona yang itu-itu aja? Atau mau keluar dari zona nyaman dan memperluas zona nyaman agan?
 
Sebelum ane menyelesaikan tulisan ane, kalo agan butuh inspirasi buat keluar dari zona nyaman, agan bisa cek youtube channelnya yes theory. Konten mereka bagus-bagus, ditambah lagi bisa jadi contoh sama inspirasi buat kita.
 
Nah, segitu aja tulisan dari ane, semoga bermanfaat buat agan, mohon maaf kalo ada kesalahan kata dan penulisan

XIAOMI MI A2 RESMI DIRILIS, SAATNYA GESER MI A1 DENGAN SPEK YANG LEBIH CIAMIK

Hasil gambar untuk MI A2

Sejumlah peningkatan ponsel Xiaomi Mi A1 segera dihadirkan melalui generasi penerusnya, yakni Xiaomi Mi A2. Dengan mengusung beberapa pilihan kapasitas RAM dan jeroan teranyar, Mi A2 siap bersaing dengan ponsel lain di kelasnya.
Xiaomi kembali merilis ponsel seri Mi terbarunya pekan ini di kota Madrid, Spanyol. Seri Mi satu ini merupakan kelanjutan dari Mi A1 yang sebelumnya rilis di India pada bulan September tahun lalu. Mengikuti seri pendahulunya, rilisan anyar ini diberi nama Mi A2.
Dalam acara rilis global itu, Xiaomi tak hanya merilis Mi A2, tetapi juga sekaligus memperkenalkan seri Mi A2 Lite yang memiliki spesifikasi lebih rendah. Satu hal yang membuat seri Mi ini menjadi daya tarik tersendiri adalah dukungan penuh Android One, Stock ROM ofisial karya Google. Itu berarti Mi A2 tak seperti kebanyakan ponsel Xiaomi lain yang masih menggunakan sistem operasi bawaan MIUI.
Xiaomi Mi A1 hanya menyediakan satu jenis kombinasi RAM dan memori internal yaitu 4 GB/64 GB, tetapi tidak dengan Xiaomi Mi A2. Mi A2 hadir dengan tiga pilihan RAM dan memori internal yang berbeda, diantaranya ada yang dibekali RAM 4GB/32GB, 4 GB/64 GB, serta 6 GB/128 GB. Hal lain yang menjadi nilai tambah selain soal kapasitas RAM dan memori internal Mi A2 adalah keberadaan chipset Snapdragon 660 AIE.
Bagian paling menonjol dari chipset Snapdragon 660 adalah implementasi teknologi kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI). Chipset buatan Qualcomm lainnya yang sudah mendukung fitur AI ini biasanya adalah chipset kelas flagship, termasuk Snapdragon seri 845, 835, 821, dan 820.
Snapdragon 660 memakai prosesor delapan inti dari Kryo 260 dengan kecepatan maksimum 2,2 GHz. Sementara urusan grafisnya diserahkan kepada GPU berjenis Adreno 512.
Bisa apa Mi A2 dengan dapur pacu seperti ini? Menurut hasil benchmarkingAnTuTu, Mi A2 ada di kisaran angka 134.000. Di atas kertas, Mi A2 bisa diandalkan untuk mengelola kebutuhan multitasking dan menjalankan aplikasi game mobile kekinian semacam PUBG dengan kemampuan grafis yang bisa diatur pada moda high.
Bila Mi A2 bisa segera dibawa ke Indonesia, maka Mi A2 bakal menjadi ponsel ketiga dengan Snapdragon 660 AIE. Sebelumnya ada Vivo V9 6GB, lalu baru-baru ini disusul Samsung Galaxy A8 Star.

Kelebihan Mi A2 selanjutnya terletak pada sektor kameranya. Desain penempatan kamera belakangnya mirip seperti penempatan pada Redmi Note 5, yakni dua kamera belakang yang diletakkan secara vertikal dengan lampu LED flash berada di tengahnya.
Kamera pertama memiliki resolusi 20 MP dengan sensor Sony IMX376, sedangkan kamera kedua yang letaknya ada di bawahnya memiliki resolusi 12 MP dengan sensor Sony IMX486. Ini menarik, karena sensor yang digunakan pada kedua kamera belakangnya sudah menggunakan Sony, sang dedengkot sensor fotografi yang masyhur.
Dengan angka bukaan yang rendah, yakni f/1.7,5, kedua kamera tersebut akan saling bekerja sama untuk menghasilkan foto bokeh ala-ala DSLR. Sayangnya, sembari belum ada update lebih lanjut, fitur bokeh ini hanya bisa berfungsi pada moda portrait.
Sementara itu, kamera depannya dibekali dengan resolusi 20 MP plus sensor yang sama dengan kamera belakangnya, yakni Sony IMX376. Ia juga hadir dengan beragam fitur pemercantik melalui peranti lunak AI Beautify versi 4.0.
Mi A1 vs Mi A2 Mojok

Dimensi layar Mi A2 cukup lebar, yakni 5,99 inci dengan rasio 18:9. Uniknya dimensi Mi A2 ini sebenarnya tak banyak berubah dibanding versi pendahulunya. Hanya saja, bentuknya tampak sedikit lebih panjang karena imbas dari rasio layarnya yang berbeda.
Lebar layar ponsel ini terbilang nanggung karena masih membuat bodi ponsel jadi cukup bongsor. Bila dihitung dengan cermat, maka rasio screen-to-body Mi A2 ada di angka 77%. Namun, jangan khawatir, rasio ini lebih besar ketimbang Mi A1 yang hanya 70% saja.
Bagi yang bertanya-tanya apakah Xiaomi Mi A2 bakal masuk ke Indonesia atau tidak, maka jawaban pastinya adalah YA. Indonesia menjadi salah satu wilayah distribusi Mi A2 di Asia.

Kapan? Untuk tanggal rilis resmi di Indonesia sendiri belum diketahui. Kalau melihat tanggal perilisan Mi A2 di India yaitu pada 8 Agustus 2018, kemungkinan bisa berbarengan. Dalam beberapa kali kesempatan, Xiaomi kerap menyamakan waktu peluncuran produk di India dengan Indonesia.
Dari sisi harga, Mi A2 ini cukup potensial untuk menggeser popularitas Vivo V9 6GB dan Samsung A8 Star. Kedua ponsel tersebut harga banderolnya di atas Rp 4 juta. Lantas, berapakah harga Mi A2 ini? Belum ada informasi resmi soal harga pas ponsel tersebut jika dijual ke Indonesia. Namun, jika melihat harga banderol Mi A1, rasa-rasanya tidak akan melebihi Rp 4 juta.
Ya, mudah-mudahan saja Mi A2 tidak termasuk dalam jajaran ponsel gaib. Dengan mulai dibukanya cabang Mi Store di berbagai kota di Indonesia, seperti Yogyakarta dan Surabaya, harusnya Xiaomi lebih berbenah untuk membangun kekuatan Mi Fans yang lebih baik lagi. Kalau lagi-lagi sudah jadi ponsel gaib, ya angkat tangan deh.
Konon Mi A1 akan stop produksi begitu Mi A2 hadir di pasaran. Saat ini stok Mi A1 di Mi Store masih cukup banyak tersedia dengan potongan harga yang menarik. Kalau situ tertarik meminang ponsel ini sebagai benda koleksi, maka ini waktu yang tepat.
Xiaomi Mi A2 Mojok

Buat siapakah Mi A2 ini? Saat Xiaomi mengeluarkan Mi A1, pangsa pasarnya bukan lagi pengguna ponsel Xiaomi reguler yang suka dengan tampilan dan gaya MIUI. Mereka adalah pengguna yang banyak terinspirasi oleh semangat Android One sebagai Stock Android ofisial dari Google yang dikenal tidak neko-neko, aman, dan cepat.
Kehadiran Mi A2 dan Mi A2 Lite pada saat yang bersamaan sudah pasti bakal memperluas segmen pengguna ponsel tersebut. Jadi, buat kamu yang tak suka tampilan khas MIUI sambil mencicipi jeroan berbasis kecerdasan buatan ala Xiaomi, maka seri Mi A2 jadi pilihan yang paling ciamik.

Nasib Manusia Ditentukan Oleh Cara Berpikir

Nasib Manusia Ditentukan Oleh Cara Berpikir

Pikiran adalah gagasan dan proses mental. Berpikir memungkinan sesorang untuk merepresentasikan dunia sebgagai model dan memberikan perlakuan terhadapnya secara efektif sesuai dengan tujuan (wikipedia).  langsung saja kita ke TKP GanSis

Berbicara mengenai pikiran dan pemikiran, maka kita akan berbicara bagaimana pandangan dan gagasan kita terhadap dunia. Pemikiran kita akan membentuk dunia kita, sehingga wajar jika pemikiran sangat mempengaruhi tingkat kesuksesan seseorang, melalui pikiranlah kita merefleksikan dunia dan cara pandang kita kepdanya.


Pemikiran akan sangat berpengaruh pada tindakan kita, so apabila pikiran kita diarahkan ke arah yang tepat dan positif bukan tak mungkin efek positif pun akan berdampak pada kehidupan kita. Ane berkeyakinan, bahwa kesuksesan seseorang ditentukan oleh cara pikirnya sendiri, bagaiman tidak jika setiap saat pemikiran kita selalu diarahkan kepada tujuan untuk melakukan sesuatu yang akan menuntun pada kesuksesan. Cepat atau lambat pemikiran-pemikiran itu akan memaksa kita untuk bergerak. Pada dasarnya setiap kita bertindak berdasarkan apa yang kita pikirkan.


Jika kita ingin merubah dunia kita, maka yang terlebih dahulu dirubah adalah perspektif atau cara pandang kita terhadap dunia, terkadang kita berpikir bahwa hidup ini seakan tak adil, seakan kesialan hanya menimpa kita seorang, padahal jika kita mau berpikir semua itu terjadi berawal dari mana? bukan dari orang lain atau kondisi saja yang membuat kita ditimpa sial, namun dari cara pikir kita yang salah barangkali. Bekerja keras saja tak cukup, tapi berpikir dengan keras dan tepat akan lebih baik untuk menentukan hasil yang baik pula.


 Orang Sukses
Nasib Manusia Ditentukan Oleh Cara Berpikir

Suksesnya sesorang tak ditentukan oleh orang lain, namun ditentukan oleh orang itu sendiri bagaiman ia mengatur setingan yang ada dikepalanya. Kalau cuma bekerja keras, terlalu banyak orang didunia ini yang bekerja lebih keras dibandingkan Bill Gates, namun kenapa Bill Gatesdapat mencapai puncak kesuksesan dengan berpenghasilan kurang lebih Rp. 2.500.000 perdetiknya? 

Anak Muda Hebat
Nasib Manusia Ditentukan Oleh Cara Berpikir

Berapa banyak orang yang hari ini sukses besar seperti Mark Zuckerberg? Apakah tidak ada orang lain yang bekerja lebih keras dari mereka? Tentunya banyak yang bekerja lebih keras dari mereka, namun kesuksesan masih hanya sebatas angan dan harapan yang masih mengambang. Bahkan terlalu banyak orang yang bekerja lebih keras dibanding mereka yang saat ini meraih sukses gemilang.

Berpikirlah, bahwa pasti ada yang salah jika dibandingkan secara rasional antara kita dan mereka yang sukses. Apakah kita kurang berusaha? Apakah kita kurang belajar dan latihan? Mereka sukses bukan saja karena faktor kondisi, namun pemikiran mereka yang mengkondisikan mereka harus bergerak dengan tepat. Mengubah mindsetkita sama dengan mengubah takdir hidup kita. Tuhan itu Maha Adil, Dia telah memberi mereka yang sukses dua bola mata, kaki, tangan, otak dll. Sama seperti kita, bahkan ada sebagian dari kita yang sukses besar, namun secara fisik mereka mengalami kekurangan, akan tetapi pemikiran mereka lebih besar dari kekurangan yang mereka miliki, maka dengan sendirinya mereka mengalahkan keterbatasan.

Nasib Manusia Ditentukan Oleh Cara Berpikir

Untuk apa sekolah-sekolah dan kampus-kampus dibangun, kalau bukan untuk mengubah cara kita berpikir. Jika kita mau sedikit saja berpikir saat ini berapa banyak orang lumpuh dan hanya duduk dikursi roda, tapi bisa sukses secara materi maupun non materi? Jika mereka yang dipenuhi keterbataan bisa sukses, lantas apa masalah kita sehingga tak bisa seperti atau lebih dari mereka? Sekali lagi mikir dan mikir.

Kita memang wajib bekerja keras untuk menggapai mimpi dan menikmati indahnya kesuksesan, namun jangan lupa semua itu bisa dicapai apabila mindsetkita diarahkan ke channel yang memang tepat. Tuhan yang Maha Sempurna memberi kita nikmat begitu besar berupa kemampuan berpikir diatas makhluk lainnya. Bahkan kemampuan otak kita hanya mampu dieksplor rata-rata 20% dari 100% yang tersedia
Nasib Manusia Ditentukan Oleh Cara Berpikir

Saat ini pesawat dapat terbang kesana-kemari, manusia bisa mencapai bulan, apakah semua itu bukan berawal dari perencanaan matang yang dasarnya dari pemikiran-pemikiran brilian? Sukses dan tidaknya hanya kita sendirilah yang dapat menentukan, dengan apa kita menentukan? Apakah hanya dengan hanya bekerja tanpa mengenal waktu? Tentunya tidak seperti itu.

Jika mindsetkita selalu diarahkan ke posisi yang tidak produktif dan negatif, maka hasilnya pun seperti itu, apabila pemikiran negatif yang kita tanam, maka yang kita tuai pun hasilnya kemungkinan besar akan negatif. Sebagian besar dari kita berkeinginan untuk sukses, namun cara pikirnya tak diubah ke arah yang lebih baik. Kita perlu rubah pola pikir dari pola pikir yang dulunya gagal ke pola pikir yang lebih sukses.

Nasib Manusia Ditentukan Oleh Cara Berpikir

Coba bayangkan kalau mulai dari saat ini pola pikir kita diubah untuk berpikir hal-hal yang membantu kita untuk menuju sukses, secara otomatis gagasan-gagasan itu akan menggerakan tubuh kita untuk berusaha mencapai tujuan. Coba lihat saja berapa banyak tulisan para kaskuser yang lalu lalang tiap harinya apakah hanya berdasarkan kerja tanpa berpikir?. Ane belum pernah dengar ada orang yang setiap hari berpikri tentang kebaikan, namun tingkah lakunya makin hari, makin buruk pula.

Untuk dapat berpikir dengan baik sehingga mindset kita dapat disetingkearah yang lebih baik tentunya dengan banyak belajar kepada orang yang lebih baik dibandingkan kita atau dengan cara membaca buku-buku terbaik yang membahas terkait cara berpikir yang produktif.

orang bisa melakukan sesuatu, karena terbiasa, dari kebiasaan-kebiasaan itu akan membentuk budaya dan budaya yang telah mendarah daging, maka tak dapat dipisahkan, siapakah yang dapat memisahkan darah dan dagingnya? Kecuali jika dia ingin mati. Mulailah dengan kebiasaan untuk berpikir dan bertindak secara positif, sehingga kebiasaan itu akan membudaya dalam diri yang nantinya akan membawa kita ke jalan yang lebih baik dan pada akhirnya sukses itu mudah diraih.


Tak ada yang dapat membantu kita untuk menjadi lebih baik, hanya kitalah yang dapat merubah diri lebih baik “Tuhan tidak merubah nasib suatu kaum, sampai kaum itu mau merubah nasibnya sendiri”. Tanyakan kepada diri kita masing-masing apakah kita masih mau untuk menjadi lebih baik dari saat ini? Jika kemauan untuk itu masih ada, mulailah dari sekarang. Percaya dan yakin pemikiran kita akan membawa kita ke jalan yang sesuai dengan apa yang sering kita pikirkan. 

Semoga Bermanfaat Bagi Kita Semua

Jangan Cari Istri yang Mau Diajak Hidup Susah

Dear Agan! Jangan Cari Istri yang Mau Diajak Hidup Susah

Setiap orang yang mulai beranjak dewasa pasti memiliki keinginan untuk menikah dan memiliki pasangan hidup. Memilih pasangan hidup yang baik menjadi hal yang penting untuk dilakukan, karena kita akan hidup bersama dengan pasangan di dunia hingga akhirat kelak.

Termasuk Agan sekalian pasti memiliki kriteria calon istri idaman, seperti memiliki wajah yang cantik, sikapnya dewasa, lemah lembut, rajin ibadah, dan “mau diajak hidup susah.”

Eiits.. tapi tunggu dulu, Agan yakin pengen punya istri yang mau diajak hidup susah?


Istri yang mau diajak hidup susah itu ..........

1.   Gak Pandai Menyusun Anggaran

Dear Agan! Jangan Cari Istri yang Mau Diajak Hidup Susah

Setiap awal bulan, seorang suami akan menyerahkan seluruh gajinya kepada istri selaku pengatur keuangan dalam rumah tangga. Istri yang mau nya diajak hidup susah biasanya gak pandai menyusun anggaran bulanan, malah akan berbelanja sesuai keinginan dirinya sendiri, sehingga di akhir bulan keinginannya untuk mau diajak hidup susah akan terpenuhi.

Sebaliknya, istri yang gak mau diajak hidup susah akan menyusun anggaran jangka pendek dan jangka panjang secara matang, dan tentunya bisa menyisihkan anggaran untuk menabung.

2.   Gak Bisa Memprioritaskan Kebutuhan

Dear Agan! Jangan Cari Istri yang Mau Diajak Hidup Susah


Istri yang mau diajak hidup susah gak akan memprioritaskan kebutuhan dari yang terpenting yaitu kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Keinginan untuk mau hidup susah, mendorongnya untuk lebih mementingkan keinginannya sendiri, sehingga melupakan kebutuhan primer yang lebih penting.

Sebaliknya, istri yang gak mau diajak hidup susah akan memisahkan gaji yang diberikan suami ke dalam amplop khsusus yang dibedakan dari skala prioritas. Cara ini efektif untuk mengontrol pemakaian uang.

3.   Malas Mencatat Pengeluaran Sehari-Hari

Dear Agan! Jangan Cari Istri yang Mau Diajak Hidup Susah


Selanjutnya, istri yang mau diajak hidup susah akan malas mencatat pengeluaran sehari-hari, hingga di akhir bulan baru menyadari pengeluarannya jauh lebih besar dibandingkan gaji yang diberikan oleh suami, sehingga keinginan untuk mau diajak hidup susah kembali terpenuhi.

Sebaliknya, istri yang gak mau diajak hidup susah, setiap kali memiliki pengeluaran segera mencatatnya baik mencatat pada buku atau melalui aplikasi android. Dengan cara ini, istri dapat menentukan pengeluarannya sudah hemat atau belum, dan dapat memangkas pengeluaran yang tidak penting, sehingga akan terhindar dari hidup susah di

4.   Gak Takut Hutang

Dear Agan! Jangan Cari Istri yang Mau Diajak Hidup Susah


Kemudian, istri yang mau diajak hidup susah biasanya gak akan takut sama hutang asalkan keinginannya bisa terpenuhi, ditambah lagi kalo punya kartu kredit apapun akan dibeli tanpa menyadari dampak buruk yang akan dialami ke depannya.

 Sebaliknya, istri yang gak mau diajak hidup susah akan bersikap bijak sebelum berutang dan merundingkan hal ini kepada suami terlebih dulu. Meski berutang sering menjadi jalan pintas untuk menyelesaikan persoalan, bisa juga menjadi masalah baru untuk keuangan keluarga.

5.   Gak Punya Pemikiran Berinvestasi
Dear Agan! Jangan Cari Istri yang Mau Diajak Hidup Susah


Dan terakhir,istri yang mau diajak hidup susah gak akan punya pemikiran untuk berinvestasi, dan menyerahkan masalah tersebut ke suami saja, padahal masalah investasi seharusnya membutuhkan kerja sama yang baik antara suami dan istri.

Sebaliknya, istri yang gak mau diajak hidup susah akan mempelajari cara dan produk investasi yang dibutuhkan keluarga. Misalnya menyiapkan dana untuk anak ketika masuk sekolah, berinvestasi emas, atau menyisihkan gaji dari suami dalam bentuk deposito.


       Sekedar tips dari ane, sebaiknya jangan menjadikan syarat ketika Agan mencari seorang istri harus “Mau Diajak Hidup Susah”, tapi carilah istri yang mau diajak hidup bahagia berdua bersama Agan. Karena dalam hidup berumah tangga, melewati moment hidup susah itu pasti, tapi yang terpenting bagaimana cara Agan bersama istri untuk berjuang mengatasi hidup susah menjadi hidup yang lebih bahagia yang takkan pernah terlupakan hingga tua nanti. 

bisanya ngomong doang nih, dikira hidup berumah tangga gampang kali ya, emang TS sendiri dapet istri yang kayak apa?  Mau diajak hidup susah atau yang nggak?

Ane jawab ya “Ane masih jomblo”, puas kan ente semua? Wkwkk

DEDI ROSADI

Monday, September 24, 2018

Kita Memang (Tak) Sendiri

Kita Memang (Tak) Sendiri

Apa yang terlintas di pikiran kita tentang hidup ini? tentu akan banyak jawaban yang tak sama di setiap orangnya. Setiap orang tentu memiliki kisah tersendiri yang menjadikannya menarik di hidupnya. Hidup yang kita jalani jelas tidaklah sendiri karena kita memang tercipta sebagai makhluk sosial dan berada diantara banyak orang-orang di kehidupan kita. Mulai dari kecil hingga dewasa tentu akan selalu ada orang-orang yang menemani di sekitar kita entah itu orang tua, sahabat, pasangan hidup dan orang-orang lain yang ada di sekitar kita.

Kita terlahir ke dunia dengan tidak memiliki rasa tahu apa-apa, namun ada orang-orang di sekitar kita yang menemani kita untuk mengenal indahnya dunia yang sebelumnya terasa asing untuk dirasa, mulai dari sesuatu yang tak tau menjadi tau. Dari ketidak tahuan itu seringkali memunculkan rasa ingin tahu yang pasti tak selalu bisa menemukan jawabannya oleh diri sendiri dan terkadang membutuhkan orang lain untuk menemukan jawabannya.

Kita hidup diantara banyak orang, dan kita adalah satu dari sekian banyak orang yang hidup di dunia ini yang punya cara tersendiri dalam menciptakan kisah hidup. Hidup setiap insan tentunya dikelilingi oleh orang-orang yang dikenalnya mulai dari orang tua yang telah membimbingnya sejak kecil, teman-teman sepermainan, hingga rekan kerja yang saling bahu membahu menjalankan kehidupan.

Kita tak dapat memungkiri bahwa hidup kita tidaklah sendiri, ada mereka-mereka yang senantiasa menemani dan mewarnai cerita dalam hidup kita. Kita adalah manusia yang senantiasa hidup bersosial dan terkadang membutuhkan bantuan dari orang lain. Jika manusia sendiri merupakan makhluk sosial, lantas bisakah manusia hidup sendiri? Nyatanya seberapa sendirinya kita tentu akan ada orang lain yang hadir di sekitar kita. Meski manusia butuh ruang untuk menyendiri, akan tetapi tetap saja akan ada masanya membutuhkan bantuan orang lain.

Sendiri itu terkadang menyedihkan, tak jarang sebagian tak betah dengan kesendiriannya dan berusaha mencari seseorang yang menemani hidupnya. Tak bisa terelakkan lagi bahwa memang manusia tercipta berpasang-pasangan sehingga mereka ingin sekali menemukan sosok pasangan hidup yang bisa menemani sepanjang hidupnya agar lebih semangat menjalani setiap derap langkah kehidupan.

Memilih untuk hidup sendiri dalam jangka pendek mungkin tak masalah, akan tetapi jika dalam jangka panjang keputusan untuk menyendiri selamanya jelas tidaklah baik. Seberapa sendirinya kita tentu suatu saat akan butuh sosok orang lain, karena manusia tercipta bukan untuk sendiri, akan tetapi butuh sosok lain yang mampu membuat hidupnya menjadi hebat dan mengukir kisah yang sempurna di hidupnya.

Kita Memang (Tak) Sendiri

Memilih untuk sendiri dan mengasingkan diri sendiri dari orang lain bukanlah sesuatu yang tepat karena kita adalah sosok manusia yang butuh orang lain juga. Mungkin bisa saja kita merasa terasingkan dari kehidupan, akan tetapi mungkin saja kita tak menyadari ada sosok orang lain yang memperhatikan pada kita dan peduli pada kita. Berhentilah untuk bersikap terlalu individualis, bergeraklah bersama sama dengan orang lain, seperti lidi-lidi yang bergabung menjadi satu akan menjadi sapu lidi yang berguna. Bersama tentu akan membuat kita kuat dan mungkin tak mudah terkalahkan. Hilangkan rasa malu dan tak pede dalam bergaul, semakin banyak orang yang kita kenal bisa memungkinkan buat kita memperoleh banyak peluang, semakin banyak orang yang dikenal akan membuat kita memahami bahwa karakter setiap orang tidaklah selalu sama.

Masihkah kita berkutat dengan kesendirian? Saatnya hempaskan rasa sepi dan kesendirian, bergeraklah bersama mereka dan jadilah yang terbaik dalam kehidupan karena kita memang tak sendiri. Agan dan sista ingin menambahkan? Silahkan sampaikan di kolom komentar dan sampai jumpa di tulisan berikutnya.

PENGARUH MEDIA SOSIAL DI KEHIUPAN KITA

PENGARUH MEDIA SOSIAL DI KEHIUPAN KITA


Berkomunikasi adalah kebutuhan dari setiap manusia. Jarak yang jauh tidak menjadi masalah untuk berkomunikasi, itu disebabkan perkembangan teknologi yang semakin hari semakin canggih.

Melalui internet kita dapat berkomunikasi walaupun jarak yang sangat jauh. Media sosial seperti facebook, whatsapp, line, snapchat, twitter dan masih banyak lagi media sosial yang dapat digunakan sebagai media komunikasi.

Penggunaan media sosial saat ini sangat digemari dari semua kalangan. Baik itu dari anak-anak, pelajar, mahasiswa bahkan dari kalangan orangtua juga. Kegunaan media sosial bukan hanya sebagai komunikasi saja. Melainkan sebagai tempat curhat, mencari pasangan, melihat video dan masih banyak lagi.

Tapi apa sih pengaruh media sosial di kehidupan kita? Ada beberapa pengaruh media sosial di kehidupan kita yang secara langsung belum kita sadari, baik dari sisi positif maupun negatif. Simak berikut ini 


1.   Kepercayaan Diri
Sebuah studi yang dilakukan Penn State Univesity menunjukkan bahwa melihat foto orang lain mengurangi rasa kepercayaan diri, karena si pengguna akan membandingkan dirinya dengan orang lain.

Pernah gak sih kamu melihat foto orang lain yang tampilannya lebih wow dari kamu? Dan kamu mengatakan “Kapan yaa aku seperti dia?” Pertanyaan ini lah yang sering terlintas dalam diri si pengguna termasuk saya sendiri.

Ketika saya melihat foto teman saya di media sosial yang sekarang sudah memiliki mobil, kepercayaan diri saya berkurang dan saya bertanya kapan yaa saya punya mobil juga?

Saat si Pengguna membandingkan kehidupan mereka dengan teman mereka dari sisi karir, pasangan, penampilan, kehidupan yang sukses dan lebih bahagia, mereka dapat merasakan bahwa hidup mereka kurang bahagia ataupun kurang sukses.


PENGARUH MEDIA SOSIAL DI KEHIUPAN KITA

Namun sebuah studi juga mengatakan jika melihat foto sendiri, itu akan menimbulkan ego sendiri dan dapat meningkatkan rasa percaya diri.

Coba deh kamu ingat saat kamu melihat foto kamu sendiri dan tanpa sadar kamu bisa tersenyum sendiri dan memuji-muji diri kamu sendiri.

Para peneliti menjelaskan bahwa dengan foto-foto di media sosial membuat kita membandingkan diri kita dengan standar sosial. Sedangkan melihat foto profil kita sendiri, membuat kita lebih percaya diri karena lebih mudah mengendalikan bagaimana kita menampilkan diri kita kepada dunia.


2.  Kesejahteraan Jiwa
Sejumlah orang mengatakan bahwa menghabiskan waktu dengan media sosial, memperburuk suasana hati mereka dan makin turun pula kepuasan hidup mereka seiring bertambahnya waktu.


PENGARUH MEDIA SOSIAL DI KEHIUPAN KITA

Namun menurut penelitian, bahwa bagi sejumlah orang dalam menggunakan media sosial dapat meningkatkan kesejahteraan jiwa bagi mereka. Menurut penelitian yang dilakukan Jonah Berger dan Eva Buechel, orang yang sedang memiliki masalah atau emosional yang tidak stabil kebanyakan akan mengunggah emosinya ke media sosial. Dan itu akan memberikan kepuasan tersendiri bagi si pengguna.

3.  Hubungan
Yang berikutnya adalah, media sosial mempengaruhi hubungan kita dengan orang lain. Contohnya adalah saat kita berkumpul bersama teman-teman, bukannya ngobrol tetapi  malah sibuk dengan gadget sendiri. Itu akan membuat suasana menjadi tidak menyenangkan karena sibuk dengan gadget masing-masing.


PENGARUH MEDIA SOSIAL DI KEHIUPAN KITA

Hubungan suatu pasangan juga bisa terganggu dengan media sosial. Seberapa besar rasa kecemburuan anda saat pasangan anda menambah teman lawan jenis di kontak mereka.

4.  Kesepian
PENGARUH MEDIA SOSIAL DI KEHIUPAN KITA

Mereka yang menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial, memiliki risiko dua kali lipat mengalami keterkucilan sosial. Hal ini meliputi kurangnya rasa sosial, kurangnya hubungan dengan sesama di dunia nyata, dan masih banyak lagi.

5.  Iri
Rasa iri yang ditimbulkan di media sosial, sama dengan penyebab kurangnya kepercayaan diri, yaitu membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Dengan melihat foto ataupun video yang di unggah orang lain, menimbulkan rasa kecemburuan pada si pengguna.

Namun istilah iri disini bukan iri yang negatif, kebanyakan iri yang di timbulkan adalah iri yang membuat si pengguna bekerja lebih keras lagi.


6.  Kecanduan
Menurut sejumlah peneliti, kecanduan menulis sebuah cuitan lebih sulit dihilangkan dibandingkan dengan rokok atau alkohol. Dan kecanduan ini juga menyebabkan pola istirahat menjadi terganggu. Pecandu media sosial banyak sekali tidak mengenal waktu, mereka rela menghabiskan waktu sampai larut malam hanya untuk bermain sosial media.

7. Suasana Hati
Media sosial bisa juga mempengaruhi Suasana hati kita. Seperti saat bencana di Lombok yang baru saja terjadi. Ketika melihat peristiwa itu di media sosial, banyak pengguna media sosial yang turut berduka cita dan merasakan kesedihan.

Sama halnya ketika Real Madrid memenangkan piala dunia, pasti pendukung Real Madrid merasa senang dan bahagia. Sebaliknya yang tidak mendukung pasti merasakan sedih dan kesal karena tim favoritnya tidak menang.


8.  Kehilangan Uang
Sangat banyak orang yang mengeluh saat kehilangan uang karena media sosial.  Saat tergoda dengan barang yang di unggah di media sosial, banyak orang yang langsung melakukan pembelian tapi malah berakhir dengan penipuan.

Bukan hanya itu saja, kamu sadar gak sih, dengan menonton ataupun mengunggah foto atau video menghabiskan kuota kamu? Dan kuota itu tentunya dibeli dengan uang bukan?


Memang media sosial sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari. Contohnya berkomunikasi, membeli makanan online, membeli barang online, mendapatkan informasi dan masih banyak lagi kegunaan media sosial bagi kehidupan kita.

Namun media sosial juga dapat berdampak negatif bagi kehidupan kita. Itu semua tergantung bagaimana kita menggunakan media sosial tersebut. Jadi, mari kita menggunakan media sosial dengan bijak agar dapat menyelamatkan kehidupan personal dan sosial kamu.

Jika kamu suka dengan artikel ini share ke teman-teman kamu dan jangan lupa untuk memberikan komentar.

5 komoditas yang Menjadi Trademark Indonesia

  MATA INDONESIA, JAKARTA –  Sebagai negara kepulauan,  Indonesia  memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah. Di antarnya ada sejumlah komod...