Tuesday, April 24, 2018

Inilah 7 Tempat Makan yang Cocok Buat Para Pecinta Pedas

           Gambar terkait

    Sudah bukan rahasia lagi bahwa mayoritas orang Indonesia merupakan pencinta makanan pedas. Hal ini dapat dilihat dari berbagai olahan makanan lokal dari tiap wilayah yang umumnya memiliki satu kesamaan, yaitu pedas. Dari masakan Padang, hingga Sunda, rasanya belum lengkap kalau disajikan tanpa sambal atau memberikan cabai ke kuahnya.


                 Namun, diantara para pencinta makanan pedas tersebut, ada beberapa orang yang kuat mengonsumsi makanan dengan tingkat kepedasan yang ekstrim. Biasanya, mereka telah biasa memakan makanan pedas seumur hidupnya, sehingga memiliki tingkat toleransi yang lebih tinggi.
                   
Postingan ini saya khususkan buat temen saya yang super gila sama pedes pedesan Georgius Wisudyanto.

     okee  berikut adalah beberapa rekomendasi makanan yang luar biasa pedasnya  yang bisa jadi pilihan:
                                    
                                                  1. Resto Abang Adek
Gambar terkait


                 Tempat makan ini sudah populer bagi pecinta makanan pedas. Warung makan ini menyajikan hidangan mi instan yang ditambahkan dengan cabai. Resto Abang Adek menyediakan mi pedas dengan beberapa varian jumlah cabai yang digunakan. Ada indomie pedas menggunakan 20 cabai, pedas biasa menggunakan 25 cabai, indomie garuk 75 cabai, indomie gila 100 cabai dan indomie pedas mampus dengan 150 cabai. 

                Ada dua jenis mie yang tersedia, yaitu mi goreng dan mi rebus. Harga satu porsi mi sekitar Rp8.000-15.000. Mie disini juga bisa ditambahkan dengan telur dan kornet. Resto Abang Adek ini terletak di Jl. Mandala Utara No.8, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. 

                                       2. Ayam Gepuk Pak Gembus
Inilah Tempat Makan yang Cocok Buat Para Pecinta Pedas

                          Cita rasa pedas dari Ayam Gepuk Pak Gembus ini sudah sering dinikmati oleh banyak orang dan sudah memiliki banyak cabang. Menu sederhana ini hanya berupa ayam goreng yang di geprek atau digepuk lalu ditambahkan sambal diatasnya lalu ditambahkan dengan lalapan seperti timun, kol, dan kemangi. 

Tingkat kepedasan dari sambalnya bisa ditentukan sesuai selera. Seporsi ayam gepuk sekitar Rp15.000. Dari beberapa cabang, salah satunya berada di Karet Kuningan di jalan Guru Mughni No 7, Jakarta. 

                                            3. Sambel Setan Bu Mut

Inilah Tempat Makan yang Cocok Buat Para Pecinta Pedas

Menu makanan di warung kaki lima ini merupakan khas Cirebon. Menu disini ada berbagai ikan-ikanan juga ada ayam. Menu ini disajikan dengan sambal yang menggunakan cabai setan dan juga tambahan beberapa bahan lainnya. 


Di warung ini juga tersedia jengkol, ikan asin dan cumi. Semua makanan ini digoreng dan disajikan dengan sambal serta lalapan. Warung makan ini terletak di pinggir jalan Pejompongan Raya tepatnya di dekat rumah susun Bendungan Hilir. Makanan di warung tenda ini dijual dengan harga Rp10.000-30.000

                                4. Beautika
Inilah Tempat Makan yang Cocok Buat Para Pecinta Pedas

              Beautika merupakan restoran Manado siap saji yang menyajikan masakan khas Manado yang dikenal pedas dan kaya akan bumbu asli dan sangat khas dengan manado. Selain itu, masakan yang disediakan disini mempunyai tingkat kepedasan yang berbeda-beda antar setiap masakannya. Masakan yang dihidangkan antara lain ayam isi, daging paniki, sate cakalang dan hidangan laut. Bagi yang ingin mencicipi pedasnya sambal bisa ke Beautika di Hang Lekir No 1 atau di SCBD Lot 8

                                             5. Warung SS
Inilah Tempat Makan yang Cocok Buat Para Pecinta Pedas


                  Jika ingin mencicipi berbagai macam olahan sambal khas nusantara, Warung Spesial Sambal (Warung SS) bisa menjadi pilihan. Dari sambal terasi brambang tomat, sambal mangga muda, sambal cumi, sambal wader, sambal gobal-gabu, sambal goreng, hingga sambal kecap, olahan sambal di restoran ini sangat beragam. Semuanya juga memiliki cita rasa yang berbeda-beda

                 Memang, restoran spesialis masakan lokal ini awalnya dibangun oleh seorang penggemar olahan sambal lokal. Bahkan, tiap masakannya disajikan di atas daun pisang. Warung SS mematok harga per lauk dengan kisaran Rp3.000 hingga Rp 15.000, dan cabangnya bisa ditemukan di berbagai tempat di Jakarta, salah satunya di Jalan Tanjung Duren Utara IV no 224.

                                                6. Nasi Goreng Mafia
Inilah Tempat Makan yang Cocok Buat Para Pecinta Pedas


                 Nasi goreng mafia yang merupakan singkatan dari nasi goreng makanan favorit Indonesia ini menyediakan nasi goreng yang diracik dengan rempah-rempah yang berbeda di setiap menu nasi gorengnya. Pilihan tingkat kepedasan yang disajikan dibagi menjadi 6 bagian, antara lain menenangkan (Level 0), menggoda (Level 1), menyesakkan (Level 2), merisaukan (Level 3), menyesal (Level 4) dan mematikan (Level 5). Salah satu cabang Nasi Goreng Mafia yang bisa dikunjungi yakni di 
Jl. Tebet Raya 27D Jakarta.

                                       7. Seblak Jeletet Murni

Inilah Tempat Makan yang Cocok Buat Para Pecinta Pedas


           Selain memiliki menu seblak biasa seperti seblak mie dan macaroni, Seblak Jeletet Murni juga bisa menyuguhkan kikil, bakso, tulang dan ceker untuk dimakan bersama kerupuk seblaknya. Kerupuk dan lauk seblak direndam dalam kuah pedas yang bisa dipilih tingkat kepedasannya, dari level 0 hingga level 5.

              Seblak juga bisa dipesan dengan topping seperti telur dan sayap. Tiap seblak memiliki kisaran harga di bawah Rp10.000. Asalkan rela menunggu antrian yang panjang, Seblak Jeletet Murni bisa dinikmati di berbagai cabangnya di Jakarta, salah satunya di  Jalan Tanjung Duren Utara IV No.55.

Itulah rekomendasi dari saya,kalian berani mencoba.. okee  Berangkatt

DEDI ROSADI















































































Thursday, February 8, 2018

7 Fakta Unik Seputar Go-Jek



Warga Jakarta kini tengah gandrung dengan salah satu moda transportasi berbasis aplikasi online, Go-Jek. Sebuah model bisnis yang sangat inovatif sekaligus praktis dalam membantu mobilitas masyarakat
Warga jakarta kini tengah gandrung dengan salah satu moda transportasi berbasis aplikasi online, Go-Jek. Sebuah model bisnis yang sangat inovatif sekaligus praktis dalam membantu mobilitas masyarakat Jakarta.
Berbeda dari jenis transportasi umum lainnya, Go-Jek menggunakan sistem yang sangat unik. Dengan memanfaatkan kecanggihan smartphone dan internet sebagai media, aplikasi ini sangat memudahkan supir yang bekerja sekaligus calon penumpang yang hendak menggunakan jasanya.

Untuk lebih mengenal moda transportasi yang tengah naik daun ini, berikut saya sajikan beberapa fakta unik seputar Go-Jek yang perlu Anda ketahui.

1. Tidak hanya untuk antar jemput
Ternyata Go-Jek tidak hanya menyediakan jasa antar jemput saja, tetapi juga menyediakan jasa angkut barang, kuliner, hingga berbelanja. Jadi, supir Go-Jek tidak hanya melayani antar jemput pelanggannya, namun juga bisa mengantarkan barang, mengantar makanan, dan membelikan apa yang dibutuhkan pelanggan selama barang tersebut masih bisa dibawa dengan sepeda motor.
2. Sangat mengutamakan keamanan
Untuk menjaga kepercayaan pelanggan, Go-Jek sangat mengutamakan safety riding. Hal tersebut terlihat dari penampilan supir Go-Jek yang selalu menggunakan helm standar dan jaket. Para pengemudi Go-Jek juga dijamin memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan punya keahlian mengendarai sepeda motor yang mumpuni.
3. Memiliki aplikasi mobile yang sangat bermanfaat
Fitur yang diberikan oleh Go-Jek melalui aplikasi mobile-nya pun terbilang sangat bermanfaat bagi pengguna jasanya. Dengan tampilan sederhana, namun kinerjanya sangat baik. Aplikasinya dapat digunakan baik oleh supir maupun pelanggannya.
Pelanggan dapat memilih fasilitas yang disediakan Go-Jek, ada 4 menu utama yang disediakan. Menu Transport digunakan untuk antar jemput, pelanggan dapat memilih supir terdekat, kemudian memilih untuk mengantarkannya pada menu ini.
Menu Instant Courier digunakan untuk angkut barang, menu Go-Food untuk pesan makanan, dan menu Shopping untuk membelikan barang. Sementara si supir memanfaatkan aplikasinya untuk melacak lokasi pelanggan yang membutuhkan jasanya.
4. Tidak semua driver Go-Jek sebelumnya tukang ojek
Meskipun bisnis yang dijalankan adalah ojek, namun nyatanya tidak semua supirnya berprofesi sebagai tukang ojek sebelum menjadi supir Go-Jek. Terbukti ada beberapa mahasiswa atau pekerja kantoran yang rela mengantre berjam-jam untuk mendaftar menjadi driver Go-Jek dengan alasan mencari tambahan penghasilan.
5. Tidak semua driver Go-Jek pria
Berbeda dengan ojek 'konvensional', tak semua driver Go-Jek adalah pria. Ada juga pengemudinya yang wanita. Go-Jek memang tidak membatasi gender dalam bisnisnya, asalkan bisa mengemudi, mempunyai SIM serta memenuhi persyaratan lainnya, siapapun bisa menjadi supir Go-Jek.
6. Dimusuhi tukang ojek lain
Di saat pamornya kian menanjak, Go-Jek kerap dimusuhi pengojek lain lantaran mereka merasa kalah saing dari sisi pendapatan. Supir Go-Jek memang memiliki penghasilan yang lebih tinggi dari pengojek konvensional. Namun terlepas dari itu, kebanyakan kasus perselisihan terjadi akibat kesalahpahaman dari pengojek lain tentang Go-Jek.
7. Gaji supir Go-Jek bisa diambil harian
Ini adalah salah satu faktor yang menjadi penyebab pengojek lain enggan bergabung dengan Go-Jek dan terkesan memusuhi para supir Go-Jek. Para pengojek mengira bahwa gaji akan mereka terima sebulan sekali layaknya pegawai kantoran.
Namun kenyataannya, gaji para driver dibayarkan ke rekening masing-masing dan dapat diambil kapan saja. Pembagian keuntungan yang didapat ialah 80 untuk supir, dan 20 untuk manajemen Go-Jek.


Review MEmu : Emulator Android dengan Performa Tinggi

ilustrasi tampilan Review Memu emulator

MEmu adalah salah satu aplikasi emulator Android yang sangat menarik untuk di review. Bagaimana tidak, jika kita lihat di situs resminya MEmu mengklaim hasil benchmark lebih unggul dibanding beberapa ponsel flagship ternama. Oleh sebab itu, membuat review Memu emulator akan santat menarik.


Baiklah tanpa basa basi lagi, mari kita mulai ulasan aplikasi MEmu-nya.

Review MEmu

Singkat kata, MEmu itu adalah software yang bisa menjalankan aplikasi maupun games Android melalui komputer atau laptop. Saat ini MEmu menggunakan Android versi 5.1 Lollipop sebagai kernelnya. MEmu di desain khusus untuk para gamer supaya mendapatkan pengalaman bermain yang lebih menyenangkan.

Kebutuhan Sistem

Apabila ingin menjalankan aplikasi MEmu, setidaknya Anda harus mempunyai komputer yang sesuai dengan kebutuhan sistem Memu. Berikut adalah informasi mengenai spesifikasi minimum MEmu emulator :
  • Sistem Operasi : WIndows vista/Windows 7/WIndows 8.1/Windows 10
  • Prosesor : Bisa berjalan di prosesor Intel maupun AMD, di sarankan yang sudah sudah mendukung teknologi virtualisasi (Virtualization Technology)
  • GPU : sudah mendukung OpenGL versi 2.0 atau terbaru
  • Memori: minimal 1 GB memori RAM
  • Hardisk : Sedikitnya 2 GB ruang kosong hardisk untuk folder instalasi.
Bila Anda memiliki komputer minimal setara dengan persayaratan di atas, maka Anda layak untuk mencoba aplikasi yang satu ini. Tentunya, jika Anda memiliki PC dengan spesifikasi yang lebih tinggi malah lebih baik.

Fitur Aplikasi MEmu

MEmu memilki segudang fitur yang bisa kita eksplorasi. Secara garis besar MEmu di rancang untuk bermain game Android di komputer atau laptop. Jadi, hampir semua fiturnya mendukung di desain untuk mempermudah para gamer, agar mendapatkan kenyamanan saat bermain. Berikut ini adalah beberapa fitur MEmu :
  • Key Mapping
  • Install APK
  • Multi Instance
  • GPS
  • Shared Folder
  • Google Play Supported.

Tampilan MEmu

Bila di lihat dari tampilan, aplikasi ini terlihat sangat sederhana dan sangat kurang menarik bagi beberapa orang. Meskipun demikian, MEmu cukup mudah untuk di gunakan bahkan oleh pemula sekalipun.
Tampilan user interface peratama kali dari MEmu cukup familiar, karena hampir mirip dengan tampilan tablet Android pada umumnya.
Untuk melakukan konfigurasi aplikasi MEmu ini cukup mudah, cukup gunakan menu yang sudah di sediakan di panel samping kanan dari aplikasi ini.

Performa MEmu

Dari segi performa, MEmu cukup ringan dan berjalan dengan lancar saat di jalankan di komputer kami. Oh iya, spesifikasi komputer yang kami gunakan adalah windows 10 pro dengan prosesor intel core i5. Untuk RAM adalah 4 GB dengan GPU yang sudah mendukung OpenGL 2.0 keatas.
Aplikasi ini juga tidak memakan banyak RAM, saat dalam keadaan normal (idle)tanpa menjalankan apps di task manager windows hanya memakan sekitar 300 MB saja.
Namun, ketika menjalankan app atau game yang cukup berat, MEmu juga mulai menguras memori yakni hingga 700 MB dari memori 1 GB yang di sediakan.
Untuk membuktikan performa MEmu, tim pilihan editor melakukan sedikit uji coba bechmark menggunakan Antutu dan 3DMark: Ice Strom Unlimited. Dan hasilnya memang cukup bagus seperti yang di suguhkan di situs resminya.
Untuk skor Antutu yang di dapatkan saat melakukan testing adalah 79125. Dan itu lebih tinggi jika di banding dengan Samsung Galaxy Note 5 dan Galaxy S6.

hasil antutu bechmark MEmu
Hasil Antutu MEmu

Untuk menguji kemampuan MEmu dalam merender grafis 3D dan kemampuan pemerosesan CPU. Kami melakukan ujian menggunakan app benchmark buatan Futuremark inc yaitu 3D Mark : Ice Strom Unlimited. 3D mark sendiri cukup bagus sebagai alat benchmark, terutama bagi anda seorang gamer.
Dari hasil uji coba tersebut kami mendapatkan skor 35438. Berikut adalah screenshoot gambar hasil benchmark-nya.

hasil 3DMark bechmark MEmu
Hasil 3DMark MEmu

Detail MEmu

Pada saat artikel ini di buat, MEmu sudah merilis versi 3.62 yaitu MEmu dengan kernel Lollipop. Untuk ukuran file installer-nya sekitar 334 mega bytes. Bila Anda tertarik untuk mencoba aplikasi Emulator MEmu silahkan download melalui situs resminya di sini.

Kesimpulan

Setelah membaca review Memu secara lengkap di atas, apakah Anda tertarik untuk mencobanya. Jika memang iya, kami harap artikel ini bisa membantu Anda mengenal lebih dekat MEmu dan cara konfigurasinya agar bisa optimal.

14 Emulator Android Terbaik dan Ringan 2018 di PC/Mac/Linux



Emulator Android saat ini sangat populer di kalangan gamer dan programmer. Tapi yang mana aplikasi emulator Android terbaik untuk di gunakan?
Jawabannya simpel, yaitu tergantung dari kebutuhan pengguna emulator tersebut.
Karena emulator sendiri membantu kita untuk menjalankan apps atau games Android melalui sistem operasi Windows.
Para developer apps menggunakan emulator untuk uji coba aplikasi android yang di buatnya dan mencari bug aplikasi.
Sedangkan, bagi gamer bermain menggunakan emulator bisa memberikan sensasi bermain game yang baru. Atau jika hanya punya hp Android low end, emulator merupakan solusi bagi gamer yang tidak bisa bermain game berat.
Sekarang masalahnya cuma satu.
Biasanya kebanyakan emulator Android kinerjanya sangat memberatkan komputer. Sehingga, kadang kebingungan memilih jenis emulator yang ringan sesuai dengan spesfikasi komputer.
Bila memang demikian, maka anda datang ke situs yang tepat. Di sini di ulas secara mendalam tentang 14 emulator terbaik dan ringan beserta perbandingan dan tips-tipsnya.

Ulasan Emulator Android Terbaik dan Ringan

1. MEmu Emulator – Emulator Android yang Ringan di PC

tampilan Memu emulator
Melalui MEmu Anda akan mendapatkan emulator Android dengan performa yang tinggi. Pasalnya, di situs resminya MEmu mengklaim bahwa hasil benchmark lebih tinggi di banding smartphone flagship seperti galaxy s6 dan Note 6.
MEmu di desain agar bisa menjalankan beberapa jenis kernel Android, diantaranya Jelly beans, Kitkat dan Lollipop. MEmu merupakan emulator yang gratis.
Tak hanya itu, MEmu mempunyai tingkat kompatibel yang tinggi karena dapat berjalan di berbagai jenis hardware dan sistem operasi. MEmu dapat berjalan dengan baik di prosesor Intel maupun AMD, bahkan dengan menggunakan grafis seperti NVidia atau Intel HD.
Untuk menjalankan MEmu secara lancar, minimal Anda harus memiliki komputer dengan spesifikasi sebagai berikut.
Komputer dengan prosesor Intel atau AMD yang mendukung teknologi virtualisasi dan OpenGL 2.0 ke atas. Windows yang di gunakan terserah Anda, bisa menggunakan windows vista, 7, 8 atau 10. Untuk memori yang dibutuhkan minimal 1 GB dan kapasitas ruang hardisk setidaknya 2 GB. Akan tetapi , jika anda memiliki spek komputer yang lebih unggul lebih baik. MEmu akan berjalan lebih ringan dan cepat.
Fitur MEmu juga cukup komplit sebagai emulator yang di desain untuk menjalankan game dan aplikasi Android. Beberapa di antaranya seperti, Key Mapping, install APK, multi instance, GPS, dan folder sharing.
Untuk performa dari MEmu cukup bagus dan stabil. Bisa di bilang hampir tanpa kendala dalam menjalankan aplikasi ataupun game. Tidak pernah terjadi masalah seperti not responding atau force close.
Dari segi tampilan, MEmu sangat ramah pengguna. Untuk pemula pun bisa dengan cepat mengerti cara menggunakannya. Bahkan di situs resminya di sediakan panduan untuk troubleshoting seputar permasalahan mengenai MEmu.

2. Nox App Player – Emulator Android yang Stabil

antarmuka nox emulator
Bila Anda ingin memainkan game Android dengan layar PC, mungkin menggunakan Nox App player bisa menjadi solusinya.
Aplikasi ini cukup populer di Indonesia, terutama kalangan para gamer. Nox sendiri mempunyai desain interface yang sangat mudah untuk di eksplorasi. Bahkan oleh pengguna pemula aplikasi emulator. Meskipun bagi sebagian orang, tampilan dari Nox ini cukup klasik dan kurang menarik.
Tingkat kompatibilitasi dari Nox player ini cukup tinggi. Mengingat hampir semua jenis aplikasi atau game bisa berjalan dengan lancar. Bahkan, sangat jarang sekali terjadi force close.
Untuk performa, Nox emulator saya rasa berjalan cukup baik di Windows 10. Kinerja dan proses rendering grafis juga cukup stabil dan cepat. Bahkan bisa dibilang performanya hampir setara dengan Remix OS.Di tambah lagi, Anda bisa mengkustom spesifikasi dari NOX sesuai dengan spek komputer yang Anda miliki.
Fitur yang di sediakan Nox tidak jauh berbeda dengan emulator lainnya. Mulai dari key mapping untuk bantuan kontrol. Install apk secara langsung melalui drag n drop. Fitur GPS untuk menetukan lokasi Anda. Dan masih banyak lagi fitur lainnya.
Yang paling menarik bagi saya dalam aplikasi Nox adalah fitur video recorder. Pasalnya, saya suka membuat video review tentang game android untuk di upload ke Youtube.
Untuk menggunkan Nox Player, setidaknya Anda mempunyai komputer/laptop dengan sistem operasi Windows, minimal windows XP SP 3 hingga Windows 10. Nox bisa berjalan baik di prosesor Intel ataupun AMD, sangat di sarankan yang sudah support virtualisasi dan OpenGL versi 2 ke atas. Sedangkanuntuk RAM, di butuhkan minimal 2 GB dan ruang penyimpanan minimal 1GB.

3. Bluestack 3 – Emulator Android yang Populer

interface bluestack 3
Bluestack adalah pelopor aplikasi emulator android khusus untuk gaming.Saat ini Bluestack sudah rilis versi 3, dan di kenal dengan Bluestack 3.
Setiap piksel dari Bluestack 3 di rancang untuk memanjakan para gamer. Di mana agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik saat bermain game Android melalui komputer. Anda bisa dengan leluasa menggunakan keyboard dan mouse sebagai kontroller-nya.
Fitur yang ditawarkan oleh Bluestack 3 cukup beragam.
Fitur App center, fitur yang memudahkan Anda menemukan apps atau games yang paling populer dikalangan para pengguna Bluestack 3.
Fitur Gift Center, fitur yang di gunakan untuk memberikan hadiah ke pengguna Bluestack 3. Hadiah tersebut di peroleh dari hasil kemitraan Bluestack 3 dengan para developer apps. Hadiah ini biasanya bersifat komponen yang berada dalam game seperti karakter, kostum dan gems.
Fitur Blustack Friend, saat pertama kali menggunakan bluestack 3 anda wajib login menggunakan akun Google. Tujuannya adalah supaya kita bisa berinteraksi dan berteman dengan pengguna Bluestack yang lain di penjuru dunia. Sehingga memumgkinkan kita bisa bermain bareng (party) dengan mereka.
Fitur Key mapping, memungkinkan Anda menggunakan keyboard sebagai ganti touch kontrol di hp saat bermain game.
Fitur TAB, fitur ini sangat spesial karena kita bisa membuka beberapa game sekaligus menggunakan tab mirip web browser.
Fitur Multi Instance, selain tab Anda juga bisa membuka Bluestack 3 dengan instance emulator sekaligus.
Untuk tampilan Bluestack 3 sudah cukup bagus dan memenuhi kriteria UI yang ramah pengguna, bahkan untuk pemula sekalipun.
Dari segi performa, Bluestack 3 memiliki tingkat kompatibel yang cukup tinggi.
Apa Anda tertarik menggunakan Bluestack 3?
Jika iya, maka Anda harus menyiapkan komputer dengan spesifikasi minimal yaitu RAM sebesar 2 GB. Selain itu, ruang hardisk kosong yang di butuhkan minimal 4 GB untuk digunakan sebagai penyimpanan data Bluestack.
Untuk sistem operasi yang di sarankan adalah Windows 10. Tetapi, Anda juga bisa menggunakan Windows Vista, Windows 7 atau Windows 8. Sedangkan untuk prosesor, di sarankan menggunakan minimal prosesor intel Core i3 agar Bluestack 3 bisa berjalan lancar.

4. XePlayer – Emulator Android Terbaru

tampilan xe player
XePlayer merupakan aplikasi pendatang baru di dunia emulator Android. Seperti yang lainnya, dengan XePlayer Anda bisa menjalankan aplikasi maupun games Android di PC secara lancar.
Emulator ini menggunakan kernel sistem Android versi 4.42 (KitKat). Dibuat agar optimal untuk komputer dengan arsitektur x86, baik itu Intel atau AMD. Agar berjalan dengan lancar CPU Anda harus yang sudah support OpenGL dan Virtual Technology.
Dari segi kompatibelitas, pihak pengembang mengklaim bahwa XePlayer ini mampu menjalankan hampir 99% aplikasi maupun game yang ada di Google Play Store.
Dari segi tampilan, XePlayer sekilas merupakan cloningan dari Nox App player versi yang lama. Dari segi UI dan pengaturan tombol mirip sekali.Bahkan hingga, kernel OS-nya hampir sama dengan Nox.
Untuk performa, XePlayer ini cukup baik sejauh yang saya coba. Hampir semua aplikasi bisa berjalan dengan lancar dan tidak lag. Hanya saja, saat pertama kali instalasi saya mengalami sedikit trouble XePlayer stuck di 99%.Setelah ketemu solusinya semuanya menjadi lancar.
Oh ya, agar bisa menjalankan XePlayer di PC Anda,hardware PC Anda minimal sudah support Vitualization. Untuk prosesor bisa menggunakan Intel atau AMD dengn GPU yang mendukung OpenGL 2 ke atas. Untuk RAM cukup 1 GB dan ruang kosong hard disk sebesar 2 GB.
Untuk sistem operasi XePlayer mendukung hampir semua generasi Windows, mulai Windows XP hingga Windows 10.

5. Remix OS Player – Emulator Android khusus Intel Prosesor

tampilan remix os player
Aplikasi yang satu ini terbilang cukup ringan dan stabil. Di adaptasi dari Remix OS yang merupakan sistem operasi Android untuk PC yang sangat powerful. Bedanya, Remix OS Player merupakan aplikasi standalone, dengn kata lain software emulator yang di install di dalam Windows.
Untuk menjalankan Remix OS Player, setidaknya Anda harus mempunyai PC yang terinstal Windows 7 ke atas. Dengan saran RAM sekitar 4 GB dan ruang hardisk kosong sekitar 8 GB sebagai penyimpanan. Sedangkan untuk prosesor, Remix OS Plyer hanya bisa berjalan di prosesor jenis Intel dengan minimal Core i3 ke atas. Aplikasi ini tidak mendukung prosesor AMD.
Dilihat dari tampilan, sekilas Remix OS Player mirip dengan tampilan Windows 10 mulai dari desktop dan tampilan menu. Bila Anda pertama kali menggunakan aplikasi ini, akan sangat mudah untuk mengeksplorasi fitur-fiturnya. Bila Anda pernah menggunakan versi Remix OS, tampilan Remix OS Player hampir sama.
Berbeda dengan emulator lain, pada saat pertama kali instalasi Anda dapat melakukan settingan sesuai spesifikasi komputer yang di miliki. Sehingga performa dari Remix OS Player bisa ringan dan cepat.
Fitur yang di miliki aplikasi ini juga cukup lengkap sebagai sebuah emulator. Sudah terintegrasi dengan Google Play Store, dan hampir semua aplikasi maupun game dapat berjalan tanpa kendala.
Hal yang patut di sayangkan dari Remix OS Player ini adalah dukungan pengembang yang sudah terhenti sejak november kemarin. Jadi tidak akan ada update terbaru dari aplikasi ini, namun Anda dapat tetap mengunakannya dengan mengunduh versi terakhir dari Remix OS Player ini.

6. Ko Player – Emulator Android RAM di bawah 1 GB

ko player emulator android ringan
Menjalankan emulator Android di komputer dengan RAM yang minim, mungkin Anda bisa mencoba Ko Player. Aplikasi ini hanya memerlukan sekitar 512 MB memori agar dapat berjalan dengan baik.
Anda cukup menyediakan ruang penyimpanan sebesar 8 GB sebagai tempat instalasi.Selain itu Ko Player dapat berjalan di hampir semua generasi Windows, mulai dari Windows XP hingga Windows 10. Dapat berjalan di prosesor jenis Intel maupun AMD yang sudah mendukung teknologi virtualisasi.
Tampilan dari Ko Player ini cukup sederhana. Layakya emulator lain, kita akan di suguhkan interface yang minimalis dengan menu yang berada di sidebar. Cukup ramah pengguna dan mudah untuk di eksplorasi.
Fitur yang di sediakan oleh Ko Player diantaranya key mapping yang berfungsi sebagai kontroler, GPS location, web cam, install APK dan video recording.
Untuk performa, Ko Player cukup ringan karena menggunakan sedikit RAM. Walaupun, untuk pertama kali instalasi sering terjadi masalah seperti stuck di 90% dan sering terjadi force close.
Kompatibilitas dari Ko Player menurut saya kurang bagus. Meskipun sudah terintegrasi dengan Google Play, kadang ada beberapa aplikasi tidak berjalan dan terjadi force close.
Jika ingin lancar Anda harus menginstall apps yang sudah di paketkan oleh pihak developer Ko Player. Kekurangannya, jika satu aplikasi terdapat update terbaru, Anda harus menunggu developer mengupdate paketnya. Tapi tenang saja, pengembang dan support dari aplikasi ini tergolong sangat aktif.

7. Andy Emulator – Emulator Android yang Kaya Fitur

andy emulator user interface
Emulator android terbaik selanjutnya adalah Andy emulator. Sebuah aplikasi yang menjembatani antara teknologi dekstop dan mobile. Dengan Andy, Anda dapat menjalankan aplikasi maupun permainan Android melalui deksop. Dan hebatnya lagi, aplikasi ini dapat di unduh secara gratis untuk kegunaan personal.
Kelebihan Andyroid di banding emulator lain adalah menggunakan OS Android yang terupdate. Selain itu, aplikasi ini menyediakan kapasitas penyimpanan yang tak terbatas, kompatibel dengan Windows maupun Mac.
Fitur yang di miliki Andy OS sangat beragam, mulai dari integrasi dengan play store, key mapping, app sync, phone controller, sensor, kamera, mikorofon, dekstop notification dan masih banyak lagi.
Dari banyaknya fitur tersebut yang menarik adalah phone controller, yang mana memungkinkan Anda menggunakan hp sebagai alat kontrol saat bermain game. Tidak hanya itu saja, bila Anda memiliki Xbox atau PS, Andy mendukung kontroler kedua device tersebut.
Fitur lainnya yang tak kalah menarik adalah seamles mode. Fitur ini memudahkan melakukan switch antara WIndows dengan Andy secara cepat.
Andy emulator dapat berjalan di cross sistem operasi, mulai dari Windows, linux Ubuntu dan Mac OS. Aplikasi ini membutuhkan RAM minimal 3 GB dan storage sebesar 10 GB agar dapat berjalan lancar. Syarat dari hardware adalah sudah support teknologi virtualisasi dan Open GL, baik itu di prosesor Intel atau AMD.

8. Leapdroid – Emulator Android milik Google

leapdroid emulator android cepat
Leapdroid sempat menjadi emulator primadona beberapa tahun silam, karena emulator ini cukup ringan dan stabil. Namun saat ini, leapdroid sudah tidak di kembangkan lagi semenjak di akuisisi oleh perusahaan Google.
Jika Anda ingin mencoba emulator ini, silahkan download secara gratis melalui situs pihak ketiga. Namun jika terjadi masalah atau trobel saat menggunakan aplikasi ini, Anda harus sedikit pasrah. Pasalnya, leapdroid sudah tidak di support lagi oleh developernya.
Dari tampilan leapdroid sangat minimalis dan bersih, layaknya smartphone flagship buatan Google seperti Google Nexus.
Fitur dari leapdroid di antaranya key mapping, gps, screenshoot, shared folder dan direct apk installer. Anda juga dapat mengatur resolusi layar dan dpi sesuai keinginan. Di sediakan fitur pemilihan rendering grafis antara Open GL dan DIrectX.
Leapdroid dapat berjalan di prosesor Intel maupun AMD, asalakan sudah mendukung virtualisasi. Sedangkan sistem operasi yang dapat menjalankan leapdroid hanya versi Windows 7 ke atas.
RAM yang di butuhkan supaya dapat berjalan lancar adalah 2 GB. Dan kapasitas ruang penyimpanan yang di sarankan adalah 2 GB agar lebih leluasa.

9. Droid4x

tampilan droid4x emulator
Emulator Android Droid4x adalah salah satu pilihan emulator gratis yang tersedia di internet. Aplikasi ini juga sangat ringan dan memiliki kompatibelyang cukup tinggi. Terutama dalam menjalankan game Android yang cukup berat tanpa adanya lag.
Hal ini sangat mungkin mengingat Droid4x merupakan emulator yang berhasil memecahkan permasalahan dalam menjalankan aplikasi ARM di framework x86.
Fitur yang di tawarkan juga cukup banyak, meliputi Google playstore, drag n drop apk, double click app instalation, key mapping, gps dan banyak lagi lainnya.
Droid4x dapat berjalan dengan lancar di Windows 7/8/8.1/10 dengan komputer berprosesor Intel maupun AMD. RAM yang di butuhkan supaya berjalan lancar adalah 4 GB dan ruang penyimpanan sebesar 4 GB juga.
Dalam versi beta terbarunya dari Droid4x mulai mengikuti konsep aplikasi emulator raksasa Bluestack, dengan sistem akun personal untuk penggunanya. Sebaiknya kita tunggu saja sampai rilis versi resminya, apakah akan lebih powerful dari Bluestack nantinya.

10. Windroye – Emulator Android PC Spek Rendah

windroye - emulator android paling ringan
Aplikasi emulator ini sempat menjadi populer di tahun 2015 lalu. Emulator ini cukup ringan dan sedikit memakan memakan memori RAM. Apilkasi besutan Beijing WIndroy Technology, sempat menjadi sahabat bagi para pecinta game Android saat itu.
Sayangnya pihak developer saat in sudah tidak mengembangkan windroye lagi. Meskipun demikian Anda bisa menikmati emulator ini dengan mengunduh dari situs download pihak ketiga.
Windroye di desain mennggunakan teknologi virtualisasi dan menawarkan kompatibility app di Windows. Windroye menggunakan kernel Android versi 4.4.2 Jelly Bean dan tersedia secara gratis.
Tampilan Windroye sangat simpel, namun sudah mendukung tampilan antarmuka sistem operasi Android secara penuh.
Fitur yang di tawarkan cukup beragam, mulai dari keymapping, gps location dan multi instance.
Performanya, seperti yang di singgung di awal aplikasi ini sangat ringan. Salah satu kekurangannya adalah sering terjadi masalah seperti force close, google play tidak jalan, aplikasi terbaru yang tidak kompatibel dan lainnya.
Windroye bisa berjalan di komputer dengan Windows XP/Vista/7/8/10 dengan RAM 1 GB dan storage 1 GB. Emulator ini kompatibel dengan prosesor Intel maupun AMD.

11. AMIDuOS

antarmuka amiduos
Emulator ini sangat cocok baik untuk developer maupun gamer. Aplikasi ini di buat oleh perusahaan BIOS terkenal yaitu American Megatrend (AMI).
AMIDuOS adalah solusi yang sangat tepat bagi Anda yang mengedepankan produktivitas. Emulator ini didesain agar dapat dengan mudah melakukan switching antara Windows dan emulator.
AMIDuOS berjalan menggunakan kernel Android versi 4.4.2 Jelly Bean. Sayangnya, untuk menggunakan aplikasi ini Anda harus membayar sekitar 10$ untuk versi lite dan  15$ untuk versi pro. Akan tetapi, pihak pengembang juga menyediakan versi trial bagi Anda, untuk mencobanya sebelum membeli.
Emulator ini dapat berjalan lancar di Windows 7 ke atas. Aplikasi ini bisa berjalan dengan baik di prosesor Intel maupun AMD, yang terpnting sudah mendukung virtualisasi dan GPU OpenGL 2.0 ke atas.
Dengan kapasitas memori RAM 2 GB dan ruang penyimpanan sekitar 2 GB-an, sudah bisa menjalankan aplikasi emulator AMIDuOS ini.

12. Genymotion

genymotion ui
Aplikasi emulator yang satu ini sangat cocok untuk para developer aplikasi. Biasanya, aplikasi ini di gunakan untuk menguji performa aplikasi yang di kembangkan oleh developer apps Android.
Berbeda dengan emulator Android pada umumnya, Genymotion adalah emulator yang di bangun dengan custom virtual mechine. Dengan demikian pengguna bisa dengan mudah membuat virtual mesin Android sesuai keinginan dan model device yang berbeda-beda. Tentunya ini sangat membantu para developer untuk testing aplikasi, dengan berbagai jenis device tanpa harus mempunyai device tersebut.
Selain mempunyai performa yang lebih cepat, Genymotion juga dilengkapi fitur layaknya perangkat Android asli. Seperti teknologi sensor, gps,baterai dan akselerometer.
Genymotion mempunyai 2 jenis versi, gratis untuk personal dan versi berbayar untuk bisnis. Untuk versi gratis hanya dapat di gunakan untuk keperluan pribadi saja, tidak untuk di komersilkan. Sedangkan, bila Anda seorang developer saya rasa wajib memiliki versi berbayarnya. Biayanya sekitar 136$-412$ langganan per tahunnya.
Untuk menjalankan Genymotion, setidaknya Anda harus mempunyai komputer dengan RAM 2 GB dan storage 1 GB sudah cukup.
Genymotion dapat berjalan di prosesor Intel maupun AMD, sangat di sarankan yang sudah mendukung teknologi virtualisasi.
Karena emulator ini lebih di khususkan untuk developer di banding gamer. Maka emulator ini dapat berjalan di multi OS untuk memudahkan para developer. Di antaranya Windows 7/8/8.1/10, OSX 10.9 ke atas, Ubuntu 16.04 ke atas, Debian 9 dan Fedora 26.

13. YouWave

youwave interface
Aplikasi Youwave emulator bisa menjadi salah satu pilihan untuk menjalankan aplikasi atau game Android memalui PC. Aplikasi ini bekerja dengan membuat sebuah virtual Android di dalam Windows.
Youwave di rilis menjadi 2 versi yaitu versi gratis dengan kernel Android 4.0.4 (ICS) dan versi berbayar dengan kernel Android 5.1.1 (Lollipop)
Kebutuhan sistem untuk menjalankan YouWave adalah komputer dengan sistem operasi Windows, mulai windows XP hingga Windows 10.
Untuk prosesor, cukup dengan Intel Pentium 1.6GHz CPU yang sudah support virtualisasi. Dengan RAM sekitar 2 GB dan kapasitas hardisk kurang lebih 500 MB, sudah lebih dari cukup untuk menjalankan aplikasi emulator ini.
Untuk tampilan, YouWave cukup klasik sebagai emulator. Desainnya cukup simpel dan sederhana.

14. ARChon Runtime

Archon Runtime - emulator android di browser
Menjalankan apps atau games Android dengan web browser,itulah ARChon Runtime.
Satu-satunya emulator Android yang berjalan di dalam browser, yaitu Google Chrome. ARChon sendiri sebenarnya merupakan extension dari Chrome yang belum di paketkan. Dan sampai saat ini masih dala tahap pengembangan.
Untuk menjalankan aplikasi atau game menggunakan ARChon tidak semudah emulator lain. Kita perlu mengubah apps menjadi paket ekstensi Chrome dulu sebelum dijalankan.
Untuk menjalankan ARChon yang anda butuhkan cukup komputer dengan Google Chrome didalamnya. Lalu tinggal download sesuai versi Chome anda, 32 bit atau 64 bit.
Untuk Performa, ARChon masih belum cukup stabil. Kadang membuat Chome sering not responding. Dari segi UI dan kontrol juga masih kurang smooth dan sedikit susah.
Kelebihan ARChon yaitu tersedia gratis dan bisa berjalan di semua sistem operasi (Windows, Linux atau OS X). Selain itu, ada fitur ARChon packger untuk mempermudah membuat paket apknya.
Kekurangan ARChon bisa dibilang masih cukup banyak. Soalnya aplikasi ini open source dan masih dalam tahap pengembangan.
Beberapa kelemahan ARChon seperti masalah kompatibel dengan layanan Google Play, tingkat kestabilannya perlu dipertanyakan, tidak dapat menjalakan aplikasi dengan fitur (sensor, GPS,accelerometer) dan instalasi bisa dibilang cukup sulit untuk pemula.

Tips Memilih Emulator Android Terbaik

Dari banyaknya aplikasi emulator yang sudah di bahas di atas, tentunya Anda akan sedikit bingung untuk memilih. Aplikasi mana yang cocok untuk di install di perangkat komputer Anda bukan?
Tenang saja, tim pilihan editor juga sudah menyediakan beberapa tips agar Anda mudah menentukannya. Berikut ini adalah tips-tipsnya.

1. Spesifikasi Komputer

Agar aplikasi emulator Android dapat berjalan dengan baik dan lancar. Langkah pertama yang wajib Anda lakukan adalah mengatahui spesifikasi komputer yang Anda miliki. Setelah itu, Anda pilih emulator yang mempunyai kebutuhan spesifikasi minimal sesuai dengan perangkat komputer yang Anda punyai.

2. Kebutuhan

Tips yang kedua adalah sesuaikan dengan apa yang menjadi kebutuhan Anda untuk menginstall aplikasi Emulator Android.
Bila Anda seorang programmer yang sedang mengembangkan aplikasi, maka pilihlah emulator yang cukup untuk melakukan uji coba aplikasi, seperti Genymotion, Android Studio atau Xamarin App Player.
Sebaliknya, bila Anda seorang gamer, maka pilihla emulator yang memang sudah di desain untuk kebutuhan bermain game seperti MEmu, Bluestack atau Nox App Player.

3. Support

Dari banyaknya aplikasi emulator yang ada, Anda bisa melihat ada dukungan pengembang dan ada juga yang sudah berhenti/tidak aktif.
Tips yang ketiga adalah pilihlah aplikasi emulator yang memiliki dukungan pengembang/support. Kalau perlu pilih yang ada komunitasnya. Hal ini sangat berguna, karena Anda bisa mendapatkan informasi berupa tutorial dan cara setting applikasi, penyelesaian dari trobel yang terjadi pada aplikasi dan yang paling penting selalu terupdate.

4. Review

Tips yang terakhir adalah lihatlah review atau feedback dari masing-masing pengguna aplikasi emulator. Anda bisa mengunjungi masing masing situs resmi aplikasinya atau menggunakan mesin pencari Google untuk menemukannya.
Ketahui kelebihan dan kekurangan dari aplikasi, kemudian sesuaikan dengan spesifikasi komputer dan kebutuhan Anda mengapa ingin menggunakan emulator.

Penutup

Demikianlah, ulasan kami mengenai emulator android terbaik. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari dan menentukan aplikasi emulator yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

5 komoditas yang Menjadi Trademark Indonesia

  MATA INDONESIA, JAKARTA –  Sebagai negara kepulauan,  Indonesia  memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah. Di antarnya ada sejumlah komod...